Logo

H Mashuri: Profesi Guru Paling Nyaman

Dipublikasikan oleh admin - 20 November 2022 - 354 Dilihat
Berita IMG

· Bupati Lepas Gerak Jalan Santai Hari Guru dan PGRI ke-77

 

 

Bangko-Profesi seorang guru merupakan profesi yang paling nyaman dan membanggakan. Bekerja sebagai guru itu merupakan pengabdian yang sangat mulia dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

 

 

Hal tersebut ditegaskan Bupati Merangin H Mashuri, sebelum melepas gerak jalan santai dalam rangka pemperingati hari guru dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI)  ke-77 di kawasan Car Free Day Merangin, Minggu (20/11).

 

 

‘’Saya 21 tahun jadi guru di SMA Negeri 1 Merangin, jadi pengawas sekolah, jadi pejabat structural, pernah jadi wakil bupati dan sekarang dipercaya mengembang amanat menjadi bupati Merangin, tapi yang paling nyaman jadi guru,’’ujar Bupati.

 

 

Jadi lanjut bupati, setiap ada undangan kegiatan yang menyangkut guru, menyangkut pendidikan dan tentang pelajar maupun mahasiswa, dirinya merasa terpanggil untuk menghadirinya.

 

 

‘’Sebenarnya kodisi kesehatan saya saat ini tidak terlalu fit, tapi begitu bertemu dengan para pelajar dan bapak/ibu guru sekalian, kondisi badan saya jadi segar. Sepertinya pertemuan ini menjadi obat dan power bagi saya,’’terang Bupati.

 

 

Pada kesempatan itu bupati perpesan kepada para pelajar, untuk selalu menghormati gurunya, meskipun sudah tidak lagi menjadi muridnya lagi. Sebab siswa yang belajar tanpa guru, tidak akan pintar dan tidak akan cerdas.

 

 

‘’Anak-anak sekalian, hormatilah para gurumu, sehingga ilmu yang didapat akan bermanfaat dan berkah. Guru dalam memberikan pelajaran dan ilmu kepada siswa juga harus ikhlas. Guru itu pahlawan tanpa tanda jasa,’’pinta Bupati.

 

 

Sementara itu, setelah dilepas bupati didampingi Wabup Merangin Nilwan Yahya dan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Merangin Nasution serta sejumlah pejabat di depan kantor bupati, mengambil rute ke arah jembatan layang Pasar Baru Bangko.

 

 

Rute gerak jalan yang diikuti sekitar 1000 orang dari kalangan pelajar, guru dan masyarakat umum itu, selanjutnya menuju ke arah rumah sakit umum daerah Kol Abundjani Bangko, terus ke masuk lagi ke kawasan Car Free Day Merangin dan finish di depan kantor dinas Pendidikan dan Kabudayaan Merangin.(teguh/komimfo)

Share: