Sekda Zulhifni Puji Semangat Gotong Royong dan Ketahanan Pangan Desa Tanah Abang
BANGKO — Desa Tanah Abang yang terletak di Kecamatan Pamenang resmi dinilai oleh Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Provinsi Jambi tahun 2026 pada Kamis (19/6).
Dalam verifikasi lapangan ini, Desa Tanah Abang memamerkan berbagai potensi unggulan di bidang ketahanan pangan serta tingginya semangat swadaya masyarakat sebagai modal utama memperebutkan predikat desa terbaik se-Provinsi Jambi.
Acara ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Merangin, Zulhifni, yang hadir mewakili sekaligus membacakan sambutan tertulis Bupati Merangin, M. Syukur.
Turut hadir memimpin jalannya penilaian, Ketua Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Provinsi Jambi beserta rombongan, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) Provinsi Jambi, jajaran Kepala OPD Kabupaten Merangin, TP-PKK Kabupaten Merangin, Camat Pamenang, Kepala Desa Tanah Abang beserta perangkat, hingga tokoh agama, adat, dan pemuda setempat.
Dalam sambutan Bupati M. Syukur yang dibacakan oleh Sekda Zulhifni, ditegaskan bahwa terpilihnya Desa Tanah Abang untuk mewakili Kabupaten Merangin di tingkat provinsi merupakan hasil dari proses seleksi yang sangat ketat dan berjenjang.
Penilaian ini telah dilakukan mulai dari tingkat kecamatan hingga kabupaten, sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan.
Sesuai dengan tema Lomba Desa/Kelurahan Tahun 2026, yaitu "Desa dan Kelurahan Tangguh Pangan, Masyarakat Sejahtera Bersama Koperasi Desa Merah Putih", Desa Tanah Abang berhasil membuktikan kesiapannya melalui implementasi riil di lapangan.
Desa ini memiliki sektor peternakan ayam yang dikembangkan secara kolektif oleh warga sebagai sumber pemenuhan protein sekaligus penopang ekonomi rumah tangga.
"Desa Tanah Abang memiliki potensi luar biasa yang dikelola oleh masyarakat. Mulai dari peternakan ayam kolektif, penanaman jagung seluas satu hektar, hingga budidaya semangka yang sangat menjanjikan berkat kondisi lahan yang subur dan masa tanam yang singkat," ujar Sekda Zulhifni
Tidak hanya unggul dalam sektor ketahanan pangan, nilai plus yang menjadi daya tarik utama Desa Tanah Abang di mata tim penilai adalah kuatnya ikatan sosial dan kearifan lokal berupa gotong royong.
Semangat kebersamaan ini tidak sekadar menjadi slogan, melainkan mewujud dalam berbagai pembangunan fisik desa yang dilakukan secara swadaya penuh oleh masyarakat.
Berdasarkan pemaparan dalam acara tersebut, warga Desa Tanah Abang secara mandiri telah berhasil membangun fasilitas olahraga berupa lapangan voli, sistem drainase untuk mencegah banjir, hingga pengerasan jalan setapak guna memperlancar mobilitas ekonomi warga. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa kemandirian desa dapat diakselerasi melalui partisipasi aktif masyarakatnya. (Van/Kominfo)