Sekda Dampingi Wagub Buka Festival Kenduri Psko di Merangin
Bangko – Sekda Merangin Zulhifni mewakili Bupati H M Syukur dan Wakil Ketua DPRD Herman Effendi mendampingi Wakil Gubernur (Wagub) Jambi H Abdullah Sani, membuka Festival Kenduri Psko di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pasar Bawah Bangko, Sabtu malam (11/7).
Dikatakan wagub, Kenduri Psko merupakan salah satu warisan budaya yang memiliki nilai historis, filosofis dan spiritual yang sangat mendalam. Tradisi ini simbol rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Rasa syukur atas limpahan rezeki, keselamatan dan kesejahteraan. Kenduri Psko juga sarana memperkuat hubungan sosial, tali persaudaraan serta menjaga keharmonisan, antara sesama manusia dengan alam dan Sang Pencipta.
‘’Kegiatan ini mengandung nilai-nilai luhur seperti gotong royong, kebersamaan, musyawarah serta penghormatan adat dan tradisi leluhur, menjadi fondasi kuat membangun masyarakat yang berkarakter, berbudaya dan berkepribadian,’’ujar Wagub.
Pelaksanaan Kenduri Psko lanjut wagub, menjadi sangat penting sebagai upaya nyata dalam menjaga eksistensi budaya daerah, sekaligus sebagai media edukasi bagi generasi muda agar tetap mengenal, mencintai dan melestarikan adat istiadat.
‘’Generasi muda yang beradat, akan terhindar dari bahaya pengaruh Narkoba. Untuk itu pahami dan terus lestarikanlah adat budaya kita serta rajinlah berolahraga sehingga menjadi generasi anti Narkoba,’’pinta Wagub.

Sementara itu Sekda Zulhifni mengatakan, pendayagunaan ruang publik untuk festival budaya secara otomatis akan menggerakkan roda ekonomi lokal. Para pelaku UMKM, pengrajin, pelaku kuliner menjadi kebagian ruang mengais rezeki.
‘’Atas nama Pemkab Merangin maupun pribadi, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia sanggar Pelito Mudo, penggiat budaya dan masyarakat yang menginisiasi Festival Kenduri Psko yang luar biasa ini,’’ujar Sekda.
Pada kesempatan itu, sebagai rasa bangga atas pelestarian seni budaya yang hampir punah, Sekda menyerahkan plakat penghargaan berikut buku kepada pelestari dan pelaku Tari Kadam.
Festival Kenduri Psko yang akan berlangsung dua hari tersebut, dimeriahkan penampilan Pelita Mudo athnic Project, mahakarya berjudul Rupa Al Kadam, fashion show, permainan rakyat dan tari-tarian . (teguh-indra/kominfo)