Pesan Bupati M Syukur untuk Kades: Tolong Manfaatkan Program Pemerintah Betul-betul untuk Masyarakat
BANGKO – Bupati Merangin, M. Syukur, memberikan instruksi tegas kepada seluruh Kepala Desa (Kades) untuk memastikan program pemerintah daerah benar-benar terserap dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Hal ini disampaikan Bupati M. Syukur dalam acara buka puasa bersama Kades, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Selasa (17/03).
Dalam sambutannya, Bupati meminta bantuan para Kades agar lebih proaktif mengawal program-program strategis tahun anggaran 2026, khususnya yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat kurang mampu.
"Saya memohon bantuan Bapak-bapak Kades, tolong program pemerintah ini dimanfaatkan betul untuk masyarakat. Jangan sampai ada warga kita yang terabaikan hanya karena masalah administrasi atau kurangnya informasi," ujar Bupati M. Syukur.

Pemkab Merangin lanjutnya, telah menambah 10.000 kuota Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) pada 2026, sehingga total mencapai 20.000 kuota sejak 2025.
"Secara hitungan, seharusnya tidak ada lagi warga yang tidak punya jaminan kesehatan. Kades harus mengerahkan operator desa agar pelayanan ini sampai ke warga miskin," tegasnya.
Dibidang pendidikan, Pemkab Merangin juga menyediakan anggaran sebesar Rp2,2 miliar pada 2026 untuk membantu mahasiswa yang kesulitan biaya kos maupun pengadaan perangkat belajar seperti laptop.
Pemkab Merangin juga meluncurkan program bantuan peralatan sekolah yang menyasar siswa dari keluarga tidak mampu agar tidak ada anak yang putus sekolah atau merasa rendah diri karena perlengkapan sekolah yang rusak.

Bupati M. Syukur juga meminta agar para Kades dan BPD mensosialisasikan program kursus bahasa asing bagi generasi muda untuk menghadapi persaingan global 15 tahun ke depan. Ia menekankan bahwa kekayaan alam akan habis, namun ilmu pengetahuan bersifat abadi.
Di sisi infrastruktur, Bupati M. Syukur mengakui adanya tantangan besar berupa pemotongan anggaran pusat yang mencapai Rp240 miliar pada tahun 2026. Meski demikian, ia menegaskan pembangunan jalan tetap menjadi prioritas melalui strategi kreativitas anggaran.
"Pemerintah telah membeli dua grader dan dua bomag. Silahkan para kades siapkan materialnya. Prinsipnya, meskipun kita belum bisa mengaspal seluruh jalan karena keterbatasan dana, tidak boleh ada lagi jalan yang tidak dapat dilalui oleh masyarakat," ungkapnya.
Turut hadir, Wakil Bupati A. Khafidh, Ketua TP PKK Merangin Lavita Syukur, Ketua DWP Sri Rezeki, Kepala Dinas Kominfo Ahmad Khoirudin, Ketua APDESI Provinsi Jambi Samsul Fuad, Ketua APDESI Kabupaten Merangin Abu Bakar Acang, para Ketua OKP, Para kepala desa dan para anggota BPD se-Kabupaten Merangin. (Indra/van/Kominfo)