Pemkab Merangin Mulai Jual Produksi Jagungnya ke Bulog
Bangko-Hasil panen Gerakan tanam jagung serentak di Kabupaten Merangin semakin menunjukan hasilnya. Betapa tidak, saat ini Pemkab Merangin melalui Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, sudah mulai menjual jagungnya ke Bulog Merangin.
Dikatakan Bupati Merangin H M Syukur, untuk tahap awal ini sudah terjual jagung pipilan sebanyak 5,6 ton, dengan rincian sebanyak 3,6 ton jagung itu dijual ke Bulog dan sebanyak dua ton lagi dijual ke masyarakat.
‘’Jadi sebanyak 5,6 ton jagung itu baru sebagian dari hasil panen di Balai Benih Unggul (BBU) Margoyoso,’’ujar Bupati, usai Subuh Keliling (Subling) di Masjid Baiturrohim Desa Titian Teras Kecamatan Batang Masumai, Jumat (24/4).
Jagung sebanyak 5,6 ton itu lanjut bupati, baru dari sekitar empat hektar lahan, nmasih banyak lagi jagung yang belum dipanen, karena luas lahan di BBU Margoyoso tersebut mencapai 27 hektar.
Hasil panen jagung itu terang bupati, belum lagi yang dari BBU Sungai Manau. Untuk BBU Lembah Masurai dan BBU Jangkat juga akan segera digarap, sehingga panen jagung di Merangin akan semakin melimpah.
Terpisah, Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura Merangin Mujiburrahman menambahkan, sebanyak 6,5 ton jagung tersebut, hasil panen perdana di lahan eks kebun sawit dan karet di BBU Margoyoso itu.
‘’Bisa dibayangkan eks lahan sawit dan karet yang tanahnya masih keras itu tentunya belum subur, sehingga kalau diprosentase dari luas lahannya, hasil panennya masih tergolong belum maksimal,’’ujar Mujiburrahman.
Kendala lainnya jelas Mujiburrahman, draenase yang ada juga belum memadai dan lahan itu pernah kena banjir. Penanaman jagung di lahan BBU Margoyoso itu tidak sekaligus 27 hektar, tapi beransur-ansur.
‘’Kita juga sedang mengurangi kadar air dari jagung yang akan dijual, karena ketentuan dari Bulog kadar air pada jagung yang dibeli harus dibawah 14 persen. Untuk bibit kita pakai kualitas bibit Bisi Dua,’’terang Mujiburrahman.
Menyinggung berapa harga perkilogram jagung yang dibeli Bulog? Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura Merangin itu mengatakan, untuk satu kilogramnnya dibeli Bulog dengan harga Rp 6.400,-. (teguh/kominfo)