Pemkab Merangin Luncurkan Aplikasi Si-Brama
Bangko – Guna memudahkan pengaduan terjadinya bencana kebakaran dan penyelamatan lainnya, Pemerintah Kabupaten Merangin meluncurkan Aplikasi Si-Brama (Layanan pengaduan kebakaran dan rescue secara cepat) untuk masyarakat.
Peluncuran Aplikasi dengan hotline WhatsApp 089624255777 tersebut, berlangsung pada kegiatan Car Free Day (CFD) di jalur dua depan kantor Dinas Kominfo Merangin, Minggu pagi (09/8).
Dikatakan Bupati Merangin H M Syukur melalui Kadis Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Deffi Martika, nomor layanan pengaduan itu secara otomatis langsung terhubung secara cepat ke empat nomor admin dan satgas piket.
Aplikasi yang dikelola Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Merangin itu, sekaligus menjadi solusi, terhadap permasalahan pengaduan kebakaran dan penyelamatan yang selama ini dinilai lamban.

‘’Dalam tempo paling lama 15 menit pada radius 07 Km, petugas Damkar dan Penyelamatan akan langsung tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), bahkan bisa lebih cepat kalau jarak tempuhnya kurang dari 07 Km,’’ujar Deffi Martika.
Selain itu lanjut Kadis Damkar dan Penyelamatan Merangin tersebut, melalui brosur juga diperkenalkan penggunaan barcode Si Brama, masyarakat bisa memberikan laporan lebih praktis, informasi langsung diterima petugas untuk segera ditindaklanjuti.
Pembagian brosur Si-Brama di kegiatan CFD yang dilakukan Ketua TP PKK Merangin Hj Lavita Syukur bersama Kadis Damkar dan Penyelamatan, Kadis Parpora Suherman dan Kadis Kominfo Akhoi tersebut, berlangsung semarak.
Ratusan masyarakat yang tumplekblek di lokasi CFD terlihat sangat antusias ingin mendapatkan brosur Si-Brama. Aplikasi ini dianggap sangat penting bagi seluruh lapisan masyarakat yang suatu saat sangat membutuhkan.
‘’Kehadiran aplikasi ini kami harapkan mampu memperkuat sistem respons cepat sekaligus meningkatkan komunikasi antara masyarakat dan petugas di lapangan. Masyarakat cukup scan barcode maka laporan langsung ditindak lanjuti,’’terang Deffi.
Kadis Parpora Merangin Suherman menambahkan, CFD menjadi sarana positif untuk membangun interaksi antara Pemerintah Daerah dengan barbagai kelangan masyarakat.
‘’Selain menghadirkan aktivitas olahraga dan ruang publik yang sehat, CFD dimanfaatkan sebagai media untuk memperkenalkan berbagai program serta inovasi pelayanan Pemerintah Daerah,’’jelas Suharman.
Tidak hanya itu, Kadis Kominfo Akhoi juga menginformasikan, CFD selain jadi sarana olahraga dan UMKM, juga disedikan layanan untuk pembuatan paspor, pelayanan cek kesehatan gratis, sembako murah dan ajang berkumpul para komunitas.(teguh/kominfo)