Website Resmi - Pemkab Merangin


Logo Merangin
Penulis Pemkab Merangin
Diterbitkan 08/09/2026

Lantik Pengurus TP PKK, Pembina Posyandu, dan Bunda PAUD Kecamatan, Lavita Syukur: Jangan Tunggu La

BANGKO – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu dan Bunda PAUD Kabupaten Merangin, Ny. Lavita Mudahar Syukur, SE, secara resmi melantik para Ketua TP PKK, Tim Pembina Posyandu, serta mengukuhkan Bunda PAUD kecamatan dari sejumlah wilayah di Kabupaten Merangin.

Acara pelantikan dan pengukuhan khidmat tersebut berlangsung di Aula Rumah Dinas Bupati Merangin pada Selasa (08/09).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Merangin Hj. Emi Minarsih Khafidh, Staf Ahli Bupati Bidang II Sri Rizki Zulhifni, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) dr. Dedi Candra, pengurus TP PKK kecamatan se-Kabupaten Merangin, serta para Camat dari Sungai Manau, Muara Siau, Pamenang Selatan, Nalo Tantan, dan Tabir Lintas.

 

Adapun jajaran Ketua TP PKK Kecamatan yang resmi dilantik di antaranya:

Ny. Yuliah Nazori, S.Pd.I sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Sungai Manau.

Ny. Wulan Indriani Zulfahmi, S.T. sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Muara Siau.

Ny. Yulianti Fahmi sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Pamenang Selatan.

Ny. Erleli, S.Pt. sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Nalo Tantan.

 

Sementara itu, untuk penetapan Bunda PAUD Kecamatan berdasarkan Keputusan Camat dalam Kabupaten Merangin meliputi:

Ny. Anggi Yuwana, S.STP., M.H. sebagai Bunda PAUD Kecamatan Nalo Tantan.

Ny. Mawarna, S.Pd., M.Si. sebagai Bunda PAUD Kecamatan Tabir Lintas.

Ny. Yulianti Fahmi sebagai Bunda PAUD Kecamatan Pamenang Selatan.

Ny. Yuli Nazori, S.Pd.I. sebagai Bunda PAUD Kecamatan Sungai Manau.

Ny. Wulan Indriani, S.T. sebagai Bunda PAUD Kecamatan Muara Siau.

 

Dalam sambutannya, Ny. Lavita Mudahar Syukur menyampaikan ucapan selamat sekaligus memberikan arahan strategis kepada seluruh pengurus dan Bunda PAUD yang baru dilantik. Ia menegaskan agar peran yang diemban tidak hanya dijalankan secara administratif.

"Saya berharap Ibu-ibu tidak hanya menjalankan peran secara administratif, tetapi benar-benar hadir dan bergerak bersama masyarakat. Kenali kadernya, turun ke desa-desa, dan lihat apa kebutuhan masyarakat di lapangan. Jangan hanya menunggu laporan saja," tegas Ny. Lavita.

Meskipun menyadari sebagian besar Ketua TP PKK kecamatan berdomisili di Kota Bangko atau luar wilayah, Ny. Lavita meminta hal tersebut tidak dijadikan kendala. Para pengurus diminta tetap rutin menyempatkan diri turun ke desa-desa binaan setiap bulannya.

"Kita punya komitmen bahwa setiap kecamatan harus memiliki satu desa lomba dan satu desa supervisi. Lebih baik programnya sedikit tetapi benar-benar berjalan dan dampaknya dirasakan nyata oleh masyarakat," tambahnya.

Sebagai Bunda PAUD Kabupaten, Ny. Lavita juga menyoroti pentingnya peran Bunda PAUD Kecamatan dalam mendukung Gerakan Wajib Belajar (Wajar) 13 Tahun yang dimulai dari satu tahun pendidikan prasekolah. 

Ia menargetkan seluruh anak usia PAUD di Kabupaten Merangin dapat mengenyam pendidikan dasar yang berkualitas dan menyenangkan, serta mengingatkan pentingnya pemanfaatan teknologi seperti aplikasi Pijar PAUD.

"Bunda PAUD harus terus mendorong PAUD yang berkualitas, mendengarkan kebutuhan guru dan orang tua, serta aktif mengisi laporan melalui aplikasi Pijar PAUD. Ini akan menjadi bagian dari evaluasi dan Penilaian Apresiasi Bunda PAUD," terangnya.

Terkait fungsi Posyandu, Ny. Lavita mengingatkan bahwa Posyandu saat ini telah bertransformasi menerapkan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang mencakup layanan bidang Perkim, PU, Pendidikan, hingga Sosial. (Angga/van/Kominfo)