Jaga Literasi Budaya, Dinas Perpustakaan Merangin Gelar Bimtek Penulisan Berbasis Budaya Lokal
BANGKO – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arsipus) Kabupaten Merangin menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal di Gedung Perpustakaan Merangin, Rabu (24/6).
Agenda ini menyasar kalangan akademisi, mulai dari pegiat literasi, pustakawan, ASN, dosen, guru, mahasiswa dan masyarakat umum guna meningkatkan literasi sejarah daerah.
Kegiatan intensif tersebut membedah sembilan materi esensial secara runut. Para peserta dibekali pemahaman mendasar, mulai dari konsep dasar penulisan, metode menggali potensi adat, hingga teknik penyusunan artikel budaya lokal.
Tidak hanya itu, forum juga mendalami validasi data, narasi storytelling, penyuntingan naskah, hingga proses digitalisasi agar karya tersebut siap dipublikasikan secara luas.
Guna menjaga kedalaman pembahasan, setiap sesi materi dilengkapi dengan ruang diskusi dan tanya jawab interaktif.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Merangin, melalui Kepala Bidang Perpustakaan, Asmiah, mengapresiasi tinggi antusiasme seluruh elemen pendidikan yang hadir.
Menurutnya, pelatihan ini memegang peran penting dalam menyelamatkan rekam jejak sejarah daerah.
"Kami berharap lewat pembekalan ini, para guru, dosen, dan mahasiswa mampu menarasikan kekayaan tradisi Merangin ke dalam bentuk tulisan berbasis data faktual. Penguatan literasi berbasis kearifan lokal sangat penting agar identitas budaya kita tetap lestari dan mampu diakses oleh generasi mendatang melalui platform digital," ujar Asmiah.
Melalui diseminasi karya yang dihasilkan dari bimtek ini, Dinas Perpustakaan berkomitmen untuk terus memfasilitasi publikasi ilmiah maupun populer yang mengangkat marwah kebudayaan Bumi Tali Undang Tambang Teliti. (Van/Kominfo)