Bupati M Syukur Tinjau Progres Jalan Beton Mampun Baru - Pulau Tujuh
Bangko - Bupati Merangin H M Syukur, melakukan peninjauan langsung terhadap progres perbaikan jalan beton, yang menghubungkan Desa Mampun Baru dan Desa Pulau Tujuh.
Proyek infrastruktur jalan tersebut, menjadi salah satu prioritas Pemkab Merangin pada tahun anggaran 2026. Peningkatan Jalan Mampun Baru - Pulau Tujuh itu, panjang penanganan tiga kilometer.
‘’Alhamdulillah semoga peningkatan jalan ini akan membawa perubahan pada peningkatan ekonomi kerakyatan, karena jalannya tidak hanya lancar dilalui tapi kondisi mantap,’’ujar Bupati.
Berdasarkan pantauan bupati tersebut, saat ini jalan itu tengah tahap pengecoran. Tampak lapisan beton baru yang sudah digelar di atas anyaman besi wiremesh dan sebagian ditutup terpal untuk proses perawatan beton agar hasilnya maksimal.
Bupati dengan cermat mengamati progres pengerjaan jalan, dengan berjalan kaki menyusuri lokasi proyek sembari menyapa para pekerja yang sedang beraktivitas pada tahap pengecoran jalan.
Anggota DPRD Kabupaten Merangin Patria Nusa Nanta, yang turut berada di lokasi pengerjaan jalan, mengapresiasi langkah bupati meningkatakan jalan yang menjadi ‘urat nadi’ perekonomian warga tersebut.
‘’Saya mewakili warga disini, mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati yang telah mengalokasikan pengecoran jalan Mampun Baru - Pulau Tujuh ini. Tentunya ini akan sangat mendongkrak perekonomian masyarakat,’’ujar Patria.
Patria berharap pembangunan jalan beton itu tidak berhenti sampai tahun ini saja, melainkan dapat terus berlanjut setiap tahunnya hingga seluruh ruas jalan di wilayahnya dan daerah lain bisa tuntas.
Hal senada juga disampaikan H Didit Paidi salah seorang tokoh masyarakat Desa Pulau Tujuh. ‘’Kami sangat berterimakasih kepada Pak Bupati, atas alokasi peningkatan jalan tahun ini. Mudah-mudahan jalan di desa kami bisa menjadi jalan cor beton semua,’’harap H Didit.
Proyek jalan ini diharapkan dapat memperlancar akses warga, distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta meningkatkan konektivitas antar desa di wilayah Kabupaten Merangin.(teguh/kominfo)