Bupati M. Syukur: Pemkab Merangin Tidak Anti Kritik, Pers Harus Profesional
BANGKO — Bupati Merangin, M. Syukur, menegaskan pentingnya profesionalisme wartawan dan sinergi antara media dengan pemerintah daerah di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Menurutnya, kemajuan teknologi tidak boleh mengabaikan etika jurnalistik, akurasi, dan verifikasi dalam setiap pemberitaan.
Hal tersebut disampaikan M. Syukur saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Insan Pers di Auditorium Depati Payung, Kantor Bappeda Merangin, Kamis (6/8).
Kegiatan yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Merangin bertema "Membangun Sinergi dan Profesionalisme Media di Era Digitalisasi" ini diikuti sekitar 60 wartawan mitra Diskominfo.
Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa profesionalisme adalah kunci agar media tetap menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat. Wartawan dituntut untuk memegang teguh Kode Etik Jurnalistik (KEJ), menjaga independensi, serta menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.
"Hari ini semua orang bisa menyampaikan informasi melalui media digital. Namun yang kita harapkan adalah informasi disampaikan oleh mereka yang memahami aturan, memegang etika jurnalistik, bebas hoaks, serta mengutamakan verifikasi dan akurasi," ujarnya.
Bupati M. Syukur menilai sinergi antara pemerintah, media, dan masyarakat perlu terus diperkuat. Sinergi ini bertujuan membangun komunikasi yang transparan agar informasi yang sampai ke publik lebih lengkap dan berimbang, tanpa mengurangi independensi pers.
"Pemerintah Daerah tidak anti kritik. Kami sangat terbuka untuk berdiskusi dengan insan pers. Silakan mengkritik, tetapi kritik harus berbasis data dan fakta agar memberi manfaat bagi kemajuan masyarakat," tuturnya.
Ia menambahkan, media memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan informasi pembangunan secara berimbang, sehingga masyarakat dapat memahami dampak positif dari setiap program pemerintah.
"Tujuan kita sama, yaitu membangun Merangin agar semakin maju. Pemerintah dan media harus berjalan berdampingan untuk menyampaikan informasi yang benar, akurat, dan bermanfaat," pungkasnya. (Indra/van/kominfo)