· Desa Tanjung Mudo Kecamatan Pangkalan Jambu
Bangko - Kehidupan masyarakat Desa Tanjung Mudo Kecamatan Pangkalan Jambu, terpisah dengan sarana ibadah, pendidikan dan sarana lainnya. Betapa tidak, semua sarana dan prasarana tersebut berada di seberang kampung.
Antara perkampungan warga dengan lokasi sarana ibadah, pendidikan dan sarana lainnya di desa itu, dipisahkan sebuah sungai yang lebarnya sekitar 20 meter. Untuk mencapai lokasi sarana itu, warga menggantungkan pada satu jembatan gantung.
‘’Dari dulu kami sangat menginginkan dibangunnya jembatan yang bisa dilalui kendaraan roda empat, sehingga semakin mendekatkan kami dengan sarana ibadah dan pendidikan yang dibangun Pemerintah,’’ujar Abdullah salah seorang warga.
Jembatan gantung yang ada terang ayah beranak dua ini, hanya bisa dilalui kendaraan roda dua, sehingga untuk angkutan barang cukup sulit, terutama bahan material untuk pembangunan.
Aspirasi warga tersebut langsung direspon Bupati Merangin H M Syukur, ketika melakukan Safari Ramadhan 1447 H di Masjid Baiturrahman Desa Tanjung Mudo Kecamatan Pangkalan Jambu, Selasa malam (10/03).
‘’Masalah jembatan ini menjadi persoalan penting. Saya tidak janji 100 persen, tapi percayalah jembatan yang bisa dilalui kendaraan roda empat ini segera mungkin kita bangun,’’ujar Bupati disambut tepuk tangan gembira warga.
Jika jembatan tersebut tidak dibangun lanjut bupati, tentu warga akan terus terkendala, karena terpisah dari berbagai sarana yang ada. Untuk itu tegas bupati, jembatan itu harus segera dibangun.
Selain untuk menjangkau sarana dan prasarana warga, jembatan tersebut akan berfingsi sebagai ‘urat nadi’ perekonomian warga. Berbagai hasil pertanian dan perkebunan warga akan diangkut melewati jembatan ini.(teguh/kominfo)