» Bupati Buka Mtq Ke 37 Desa Pulau Terbakar
»
Selasa, 11 Juli 2017

Acara yang digelar di kawasan Masjid Raya Pulau Terbakar tersebut, berlangsung meriah diikuti sekitar 300 orang peserta dari tujuh dusun dan 10 Rukun Tetangga (RT) se-Desa Pulau Terbakar.

Pelaksanaan MTQ kali ini melombakan tiga kategori, anak-anak, remaja dan dewasa. Menariknya selain cabang lomba wajib seperti tahpis, juga dilombakan, shalat jenazah, azan, yasinan ibu-ibu, rabana dan cabang lainya.

‘’Kegiatan ini sangat religius, dimana bertujuan agar anak-anak kita yang ingin melantun Al Quran, rebana dan sebagainya, bisa tersalurkan bakat dan minatnya,’’ujar Bupati saat membuka MTQ tersebut.

Bupati mengaku senang karena berdasarkan laporan camat, sekarang tidak ada alasan lagi bagi kades untuk tidak melaksanakan MTQ di tingkat desa. Apalagi para perangkat desa, guru mengaji dan pegawai sarak telah mendapat insentif dari ADD, sehingga kian menunjang.

‘’Alhamdulillah Kabupaten Merangin satu-satuya kabupaten di Provinsi Jambi yang sudah menganggarkan 10 persen anggaran dana desa untuk insentif, sehingga tidak ada alas an bagi perangkat desa  untuk tidak meningkatkan kinerjanya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,’’terang Bupati.

Diraihnya pelaksanaan pemerintahan terbaik se-Sumbagsel beberapa waktu lalu oleh Kabupaten Merangin jelas bupati, tidak terlepas dari baiknya kinerja di tingkat bawah sampai ke tingkat kabupaten.

Bupati berharap, dengan mengucurnya dana desa yang cukup besar, pembangunan ditingkat desa yang sifatnya kecil bisa selesai dengan dana desa. Untuk pembangunan yang besar, baru digunakan dengan dana APBD Kabupaten Merangin.

‘’Selama empat tahun ini saya berusaha terus menggenjot dana pusat agar bisa sebanyak-banyaknya masuk.ke Merangin, sehingga dengan dana tersebut bisa membantu percepatan pembangunan.Merangin,’’tegas Bupati.

Sebab lanjut bupati, bila hanya menghadalkan dana APBD saja untuk membangun Kabupaten Merangin, akan lambat dan tidak akan cukup. Diakui bupati, pembangunan yang telah bergulir saat ini, belum bisa menyelesaikan semua permasalahan di Merangin.

Namun demikian, selama empat tahun kepemimpinan Haris-Khafid (Harkad), telah berusaha semaksimal mungkin untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Merangin. Bupati menghaturkan terimakasih kepada seluruh perankat desa yang telah bekerja baik.

Pada kesempatan itu bupati, juga membuka sejarah lama tentang silsilah keturunan masyarakat Kecamatan Muara Siau yang juga ada di Desa Pulau Tebakar. ‘’Kami di Siau mempunyai empat Punyang,’’jelas Bupati.

Empat Punyang itu lanjutnya, yang pertama laki-laki ada di Siau, yang kedua  perempuan gadis Siau yang kabarnya merantau ke Desa Pulau Tebakar dan mempunyai keturunan anak cucu di Pulau Tebakar.

Pada malam pembukaan MTQ itu, bupati  berupaya menyatukan sanak saudara yang selama ini terputus sejarahnya. ‘’Kalau tali silaturrahim kita jaga dengan baik, maka akan memperpanjang umur kita,’’ungkap Bupati.

Sementara itu, Kepala Desa Pulau Terbakar Ibrahim mengatakan, pelaksanaan MTQ yang digelar selama tiga hari tersebut, sudah menjadi agenda tahunan Desa Pulau Terbakar. ‘’Kami sangat berterimakasih atas apresiasi Pak Bupati,’’ujar Ibrahim. (teguh/humas)

Nama :
Email :
Komentar :