» M-pojok It2
»
Kamis, 6 Juli 2017

Acara tersebut berlangsung meriah, dihadiri ribuan masyarakat dan para perangkat desa se-Kecamatan Jangkat dan Jangkat Timur. Setelah menyampaikan minal aidin walfaizin, bupati menggelar dialog bersama perangkat desa di dua kecamatan tersebut.

Pada kesempatan itu, H Al Haris sempat menyanyakan apakah semua perangkat desa telah menerima insentif? ‘’Kita patut berbangga karena  Merangin satu-satunya kabupaten di Provinsi Jambi yang sudah menganggarkan insentif 10 persen dari Alokasi Dana Desa (ADD),’’ujar Bupati.

Sebanyak 10 persen dari ADD yang jumlahnya mencapai Rp 80 miliar untuk seluruh desa di Merangin itu lanjut bupati, diperuntukan membayar insentif para guru mengaji dan pegawai sarak, guru PAUD serta perangkat desa.

Tujuannya agar semua kinerja perangkat desa bisa ditingkatkan dan  bergerak lebih baik lagi. ‘’Saya mengharapkan agar semua perangkat desa cepat bergerak, sehingga masyarakat bisa merasakan pelayanan yang lebih baik lagi di tingkat desa,’’pinta Bupati.

Bupati bersyukur karena  lapor kinerja kepemimpinannya berada diperingkat pertama di Provinsi Jambi dan nomor satu pula se-Sumbagsel serta nomor tiga se-Sumatera. Semua itu juga berkat dukungan para perangkat desa.

‘’Laporan kinerja bupati itu, bukan hanya dinilai ditingkat kabupaten saja, tetapi sampai kepenyerapan dana desa, untuk itu penggunaan dana desa itu harus benar-benar terencana. Penilaian ini dilakukan oleh Kementrian Dalam Negeri RI,’’terang Bupati.

Pada kesempatan itu, bupati juga berharap dana desa tahun ini, bisa diserap semua sampai akhir Desember 2017. Sebab bila dana desa itu bisa diserap sampai akhir Desember, Pemerintah Pusat akan menambah dana Rp 2 miliar lagi untuk dana desa.

Bupati menyarankan kepada para perangkat desa, bisa menggunakan ADD sebagai operasional perangkat desa dan dana desa untuk kegiatan pembangunan desa. Untuk itu, hubungan antara perangkat desa dengan lembaga adat, harus bersatu dan seirama, jangan sampai ada yang tidak akur.

‘’Alhamdulillah sudah tiga tahun ini Dana Alokasi Umum (SAU) kita, paling besar dibandingkan dengan kabupaten/kota lainnya di Provinsi Jambi. Melalui dana pusat inilah pembangunan Merangin terbantu,’’jelas Bupati.

Melalui dana yang diperjuangkan H Al Haris ke pusat itu, sekarang sudah 68 persen kondisi jalan di Kabupaten Merangin sudah mantap. Jalan Simpang Masurai sampai Koto Tapus akan mantap dan jalan Renah Kemumu yang di Danai dana pusat Rp 10 miliar pada 2018 ini akan mulus.

Untuk bidang kesehatan terang bupati, Merangin kabupaten pertama di Provinsi  Jambi yang melakukan program E-Puskesmas. Melalui program tersebut, pelayanan kesehatan di Puskesmas dapat terus ditingkatkan.

‘’Kita juga telah meluncurkan Program Dokter ke rumah, menggunakan mobil ambulan yang disulap menjadi rumah sakit berjalan. Tujuan kita untuk mendekatkan kesehatan ke  tengah-tengah masyarakat,’’terang Bupati.

Bagitu juga dengan Rumah Sakit Kol Abundjani Bangko, sekarang sudah mendapatkan akreditasi bintang empat dan Puskesmas Pamenang serta Puskesmas Rantau Panjang juga sudah akreditasi.

‘’Mungkin selama empat tahun kepemimpinan saya, ada masyarakat yang tidak puas dengan saya, karena desanya belum maksimal terbangun. Untuk itu saya minta maaf, karena tidak mungkin dalam empat tahun sebanyak 215 desa bisa terbangun semua secara serentak,’’tegas Bupati. (teguh/humas)

Nama :
Email :
Komentar :